Ayo ngulik - ngulik soal psikologi ...

Pages

Thursday, March 31, 2011

MODUL

Modul Metode Pembelajran Demonstrasi Keterampilan Mengolah Stroberi

Kelompok 3

Hana Zafirah Ardani 09-009

Qisty Anindiati Sitepu 09-019

Farah Oktamurdiantri 09-085

Materi:

(1) Pendahuluan

(2) Metode Pembelajaran Demonstrasi

(3) Keterampilan

(4) Keterampilan Mengolah Stroberi

(5) Proses Pembuatan

(6) Perencanaan Biaya

Referensi

I. PENDAHULUAN

Modul ini menjelaskan bagaimana melakukan suatu keterampilan dengan menggunakan bahan makanan. Tujuan dari modul ini agar peserta dapat memanfaatkan bahan makanan yang sederhana dan mudah didapat. Para pesertanya adalah mahasiswa/i yang mengambil mata kuliah andragogi serta dosen pengampunya. Tempat pelaksanaan demonstrasi ini dilaksanakan di Kebun Stroberi – Berastagi. Proses pengerjaan dari awal hingga akhir akan memakan waktu sekitar 90 menit.

Dalam proses pembuatannya peserta akan berada dalam satu kelompok dan telah mendapatkan bahan dan alat yang akan digunakan. Hal ini bertujuan agar peserta dapat terlibat langsung dalam proses pembuatan.

Ada dua manfaat dari modul ini, yang pertama bagi fasilitator/demonstrator yaitu sebagai acuan dalam proses pembelajaran demonstrasi sehingga langkah-langkahnya dapat tersampaikan sesuai dengan tujuannya. Manfaat kedua bagi peserta yaitu dengan adanya modul ini dapat menambah pengetahuan peserta tentang keterampilan dalam mengolah stroberi.

II. METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI

Demonstrasi adalah salah satu metode dalam pendidikan orang dewasa yang sangat sering digunakan dalam bidang pertanian maupun industri. Demonstrasi dapat berhasil jika digunakan pada pengajaran manipulative dan keterampilan, pengembangan pengertian, untuk menunjukkan bagaimana melakukan praktik-praktik baru, untuk memperkuat penerimaan terhadap sesuatu yang baru dan memperbaiki cara melakukan sesuatu. Biasanya setelah dijelaskan cara-cara demonstrasi akan dilanjutkan dengan praktik yang dilakukan oleh peserta. Namun, pada demonstrasi ini peserta akan melakukannnya bersama demonstrator.

Secara umum ada dua macam demonstrasi, yaitu demonstrasi cara dan demonstrasi hasil. Modul ini akan membahas tentang demonstrasi cara, yang di dalamnya akan dijelaskan tentang cara-cara bagaimana mengolah stroberi.

III. KETERAMPILAN

Keterampilan adalah usaha memperoleh kompetensi cekat, cepat dan tepat dalam menghadapi permasalahan yang ada. Dalam hal ini keterampilan dimaksudkan untuk menjadikan prilaku seseorang menjadi cekat, cepat dan tepat melaui belajar kerajinan dan teknologi rekayasa dan teknologi pengolahan. Keterampilan ini dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan manusia di masyarakat.

Dalam hal ini keterampilan dibagi atas dua substansi yaitu keterampilan kerajinan dan keterampilan teknologi. Dimana keterampilan kerajinan berisi kerajinan tangan membuat (creation with innovation) benda pakai dan atau fungsional. Sedangkan keterampilan teknologi terdiri dari teknologi rekayasa (menguraikan dan menyusuri kembali hasil teknologi seperti ortomotif atau elektronika ) dan teknologi pengolahan (keterampilan mengubah fungsi, bentuk, sifat, kualitas ).

IV. KETERAMPILAN MENGOLAH STROBERI

Salah satu dari keterampilan itu adalah mengolah stroberi. Dimana stroberi merupakan salah satu sumber makanan ( buah ) yang dapat diolah menjadi beberapa jenis makanan yang bisa dinikmati semua orang. Stoberi banyak disukai orang karena rasanya yang manis dan bisa disajikan dalam bentuk aneka ragam makanan. Bisa dinikmati langsung ataupun diolah terlebih dahulu menjadi selai, sirup, kue, dan lain sebagainya.

Keterampilan mengolah stroberi ini dapat diolah dengan mengunakan keterampilan teknologi, yang mana kita membutuhkan alat elektronik untuk mengolahnya. Dan sebagai mahasiswi yang kreatif kita pastinya harus terampil mengolah stroberi agar menarik dan bisa dinikmati semua orang. Mengolah stroberi menjadi cokelat merupakan salah satu model olahan yang mudah untuk dilakukan.

V. PROSES PEMBUATAN

V.1 Alat dan Bahan

V.1.1 Alat

· Cetakan cokelat/es/agar-agar

· Mangkuk kaca

· Sendok

· Pisau

· Talenan

V.1.2 Bahan

· Gula pasir 1 kg

· Cokelat 3 batang

· Mentega putih 500 gr

· Stroberi 500 gr

· Meses 1 bungkus

V.2 Cara Membuat

1. Siapkan bahan-bahan.

2. Potong stroberi menjadi empat bagian.

3. Cairkan cokelat menggunakan air panas.

4. Tuang cokelat yang telah dicairkan ke dalam cetakan sampai setengah bagian cetakan terisi.

5. Taruh potongan stroberi pada cetakan yang telah berisi cokelat cair, lalu tuangkan lagi cokelat cair sampai memenuhi cetakan.

6. Tunggu hingga dingin.

· Cara Membuat Hiasan

1. Campurkan gula pasir dengan mentega putih, aduk hingga halus.

2. Oleskan di atas cokelat yang sudah mengeras, lalu taburi dengan meses.

3. Siap dihidangkan.

VI. PERENCANAAN BIAYA

· Stroberi 500 gr.....................= Rp 40.000,-

· Gula pasir 1 kg.....................= Rp 12.000,-

· Cokelat = Rp 15.000,- x 3.. = Rp 45.000,-

· Mentega putih.......................= Rp 15.000,-

· Meses 1 bungkus..................= Rp 10.000,-

- Jumlah...........................................= Rp 122.000,-

Referensi

§ Suprijanto. 2005. Pendidikan Orang Dewasa : Dari Teori Hingga Aplikasi. Jakarta : PT Bumi Aksara

§ http://aksay.multiply.com/jurnal/item/20

Wednesday, March 9, 2011

Tugas 4 - Komunikasi Tertulis dalam POD

Bagaimana cara menyampaikan komunikasi tertulis yang baik ?

Jawab:
Untuk menyampaikan komunikasi tertulis yang baik pertama-tama kita harus mengetahui dengan pasti dan jelas tentang apa yang akan kita tulis dan kita juga harus cermat dalam merencanakan penulisan pesan.


DAFTAR PUSTAKA
Suprijanto. 2005. Pendidikan Orang Dewasa : Dari Teori Hingga Aplikasi. Jakarta : PT Bumi Aksara

Tuesday, March 1, 2011

Tugas 3 - Alat Bantu Audiovisual POD

Kita mengetahui bahwa dalam setiap pengajaran pasti memerlukan alat bantu audiovisual, baik pada pengajaran untuk anak-anak maupun pengajaran untuk orang dewasa. Tetapi, tentunya proses pengajaran antar keduanya berbeda, maka apa yang menjai perbedaan kegunaan alat bantu audiovsual antara pendidikan anak-anak dan pendidikan orang dewasa ?

Jawab :
Alat bantu audiovisual berguna untuk membantu menyampaikan pengetahuan, sikap, dan ide secara lisan dan tulisan. Ada bermacam alat bantu audiovisual seperti; papan tulis, chart, gambar, film, dan lain-lain. Menurut saya baik pada pendidikan pada anak-anak dan orang dewasa alat bantu audiovisual ini berfungsi sama, sama-sama membantu proses pengajaran. Hanya perbedaannya terletak pada keefisienan penggunaannya dan cara pemberiannya. Penggunaan alat bantu audiovisual pada pendidikan orang dewasa akan lebih dapat inti dari pengetahuan yang ingin disampaikan karena komunikasi berlangsung dua arah.
Selain itu, alat bantu audiovisual pada pendidikan orang dewasa sangat variatif, seperti; papan tulis atau papan buletin, drama, pameran, grafik, diagram, peta, dan lain-lain (Morgan, 1976, dalam Suprijanto).



DAFTAR PUSTAKA
Suprijanto. 2005. Pendidikan Orang Dewasa : Dari Teori Hingga Aplikasi. Jakarta : PT Bumi Aksara