Ayo ngulik - ngulik soal psikologi ...

Pages

Tuesday, February 9, 2010

“Teknologi dalam Pendidikan untuk Masa Depan yang Cerah; Tugas 1”

“Teknologi dalam Pendidikan untuk Masa Depan yang Cerah; Tugas 1”

I. Teknologi dan Pendidikan

Pada zaman sekarang ini, kita sudah mengenal bahkan mengaitkan teknologi dalam dunia pendidikan. Hal ini tidak bisa dipungkiri, karena kenyataannya teknologi sangat membantu dalam dunia pendidikan, yang mana dapat membantu proses belajar peserta didik. Menanggapi kenyataan itu, maka UNESCO merekomendasikan empat pilar dalam bidang pendidikan, yaitu:

1. Learning to know, yaitu proses belajar untuk mengetahui, memahami, dan menghayati cara – cara untuk memperoleh pengetahuan dan pendidikan dengan memanfaatkan teknologi.

2. Learning to do, yaitu proses belajar dan melakukan sesuatu dengan teknologi yang dapat melatih kemampuan dan keterampilan.

3. Learning to live together, yaitu melatih rasa kebersamaan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

4. Learning to be, yaitu pendidikan memberikan kemampuan kepada peserta didik untuk mengembangkan diri.

II. Teknologi dalam Pendidikan Anak

Pendidikan memang dimulai dari masa kanak – kanak, maka sebagai pendidik sudah seharusnya mengenalkan teknologi kepada anak – anak. Pengenalannya dapat dimulai dari cara penggunaan media teknologi yang ada, misalnya komputer, pendidik dapat mengenalkan dan mulai mengajarkan pengoperasian alat input dan alat output komputer tersebut. Selain itu, dengan adanya media – media teknologi, pendidik juga dapat berbagi pendapat dengan orang lain dengan memanfaatkan situs – situs jejaring sosial. Hasilnya, hal ini akan sangat membantu perkembangan fisik, kognitif, dan perkembangan kehidupan sosial anak.

Saya telah merasakan penggunaan media teknologi sejak saya kecil. Orang tua sudah mengenalkan saya dengan media teknologi, seperti televisi dan komputer. Sebagaimana anak – anak pada umumnya, media – media teknologi itu memberikan saya informasi dari tayangan – tayangan dan games sesuai umur saya yang ada pada masing – masing media. Contohnya, saya mempelajari bahasa, macam – macam warna, dan lain – lain. Memasuki masa sekolah, teknologi sudah berkembang pesat. Saya tidak hanya menggunakannya untuk menonton atau bermain tetapi sudah saya gunakan untuk membantu proses belajar, karena media – media teknologi sudah tersedia di sekolah.

Media teknologi sudah semakin banyak, antara lain internet, handphone, komputer ataupun laptop dengan kecanggihan software dan hardware, penggunaan flashdisk, dan lain sebagainya. Dengan adanya media – media tersebut maka saya bisa menerapkan empat pilar dalam bidang pendidikan yang tidak hanya dapat menjadikan saya sebagai individu yang terampil, tetapi dapat juga menjadikan saya sebagai individu yang bertanggung jawab.

III. Teknologi untuk Masa Depan

Erat kaitannya antara pendidikan, teknologi, dan masa depan. Pengenalan teknologi dalam pendidikan anak dapat membuat empat pilar dalam bidang pendidikan terwujud. Khususnya apabila seorang anak sudah dapat mewujudkan pilar keempat (Learning to be), anak – anak diberikan bekal untuk mengembangkan rasa percaya dirinya. Dengan memanfaatkan teknologi, mungkin saja nantinya anak – anak tersebut dapat berwiraswasta dalam dunia maya, yang sekarang dikenal dengan istilah shopping online. Apa hubungannya dengan masa depan? Dengan mempunyai rasa percaya diri dan mampu berwiraswasta, maka dapat diasumsikan anak tersebut bisa menjadi pengusaha nantinya.

Contoh lainnya, media teknologi khususnya layanan internet mampu menyajikan materi – materi pelajaran pada setiap usia. Dengan adanya hal ini dan tentunya dengan kontrol pendidik, maka seseorang bisa mendapatkan materi pelajaran yang diperlukan ataupun yang tidak - tetapi bermanfaat dalam bidang lainnya. Intinya, seseorang mendapatkan informasi bermanfaat yang lebih banyak dan dengan informasi – informasi itu dihasilkan pola pikir yang baik untuk menghasilkan individu yang berwawasan.

Teknologi memang sangat bermanfaat, tetapi masih ada orang – orang yang menyalahgunakan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Maka dari itu, seiring dengan perkembangan IPTEK, kontrol dari para pendidik juga harus tetap ada agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan dan para pengguna juga harus lebih bertanggungjawab demi masa depan kita bersama.

Medan, 09 Februari 2010

Hana Zafirah Ardani

Daftar Pustaka

· Munir. 2008. Kurikulum Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Alfabeta : Bandung.

· Santrock, John W. 2004. Psikologi Pendidikan, Edisi Kedua. Kencana : Jakarta.