Ayo ngulik - ngulik soal psikologi ...

Pages

Sunday, May 15, 2011

EVALUASI PERFORMA DEMONSTRASI

· Hana Zafirah Ardani 09-009

· Qisty Anindiati 09-019

· Farah Oktamurdiantri 09-085


EVALUASI PERFORMA KELOMPOK DEMONSTRASI

Kegiatan kelompok demonstrasi dilakukan pada hari Kamis tanggal 14 April 2011 di ruang 2B Fakultas Psikologi USU, yang bertepatan dengan matakuliah andragogi. Kelompok kami menampilkan cara membuat cokelat yang berisi buah stroberi di dalamnya. Dengan bahan dan langkah-langkah yang sederhana, kami mengharapkan seluruh peserta dapat memahami dan melakukan keterampilan ini.

Performa yang kami lakukan sudah cukup baik, meskipun masih banyak kekurangan dalam pelaksanaannya. Kemudian adanya kendala-kendala teknis yang terjadi di luar kendali fasilitator membuat kegiatan ini sedikit terhambat dalam segi waktu.

Secara keseluruhaan, evaluasi kelompok demonstrasi adalah sebagai berikut:

Kelebihan :

  • Bahan yang digunakan sederhana yaitu cokelat dan stoberi
  • Langkah-langkah pengerjaannya mudah.
  • Waktu pengerjaan yang relatif cepat serta alat yang mudah didapat memudahkan peserta dalam mempraktekkan.
  • Dapat dimanfaatkan untuk mengisi waktu luang.
  • Hasil performa dapat dijual.

Kekurangan :

  • Dalam pelaksanaannya, fasilitator mengalami kesulitan karena terhambat masalah teknis.
  • Adanya instruksi yang mungkin kurang dimengerti oleh peserta sehingga ada peserta yang gagal melakukan demonstrasi.
  • Fasilitator tidak memperkirakan waktu sehingga tidak bisa menampilkan hasil yang maksimal.
  • Fasilitator kurang mengatur situasi pelaksanaan demonstrasi pada saat akhir pelaksanaan.

Hasil yang dibuat oleh peserta juga termasuk dalam evaluasi kelompok. Berdasarkan hasil pengamatan dari fasilitator, berikut adalah evaluasi hasil kelompok peserta :

  • Kelompok Diskusi : cokelat yang dibuat berhasil. Secara keseluruhan menampilkan hasil yang maksimal namun agak kurang dari segi kebersihan.
  • Kelompok Karya Wisata : hasil sudah mendekati seperti yang ditunjukkan oleh fasilitator. Namun masih kurang dalam kebersihan dan kelompok tidak menggunakan seluruh coklat yang diberikan.
  • Kelompok Pelatihan : mungkin karena kurang memperhatikan dan kurang berhati-hati dalam mengolah cokelat, maka kelompok ini tidak bisa menampilkan hasil yang maksimal. Cokelat yang diolah tercampur dengan air sehingga tampilannya tidak seperti yang diharapkan.

Berdasarkan hasil lembar evaluasi performa kelompok demonstrasi yang diberikan kepada peserta pada akhir performansi, maka hasilnya adalah sebagai berikut:

Kegiatan:

1. Persiapan demonstrator

a. Materi dan perlengkapan yang terorganisir dengan baik : Bagus

b. Ruang dan penerangan yang memuaskan : Sedang

c. Tahapan demonstrasi yang terencana dengan baik : Sedang

d. Subjek yang dipahami dengan baik : Bagus

e. Pekerjaan spesifik dari peserta : Bagus

2. Persiapan pengamatan

a. Penumbuhan rasa membutuhkan : Sedang

b. Penumbuhan minat : Sedang

c. Pengembangan pemahaman prinsip yang terkandung : Sedang

d. Bantuan yang diberikan pengamat dalam perencanaan : Bagus

3. Pelaksanaan demonstrasi

a. Setiap tahap yang didemonstrasikan dengan cermat : Bagus

b. Penjelasan yang tepat waktu dan efektif : Kurang

c. Penggunaan pertanyaan pancingan : Kurang

d. Peran serta pengamat dalam demonstrasi : Bagus

e. Penggunaan alat dalam visualisasi secara efektif : Bagus

f. Diskusi yang dianjurkan : Kurang

g. Minat pengamat yang dipertahankan : Bagus

h. Hal-hal yang ditekankan : Bagus

4. Analisis hasil

a. Ringkasan yang dipersiapkan dengan cermat : Sedang

b. Pengamat yang diberi kesempatan mengerjakan tugas tertentu : Sedang

c. Bimbingan individual yang diberikan : Bagus

d. Pertanyaan pengamat yang terjawab : Bagus

e. Pengamat yang membantu dalam mengerjakan pelaksanaan : Sedang

Kegiatan untuk memenuhi kebutuhan




Testimonial


Kami sangat senang bisa menampilkan performa yang sangat berguna untuk para peserta. Membuat peserta tahu untuk membuat cokelat merupakan hal yang sangat berkesan untuk saya pribadi. Antusias peserta juga mendukung performa kami. Walaupun ada yang gagal, tetapi hal itu dapat dijadikan pelajaran.
Menurut saya, performa demonstrasi yang kami tampilkan sudah cukup baik, tetapi memang ada hal-hal kecil yang kurang kami perhatikan yang menurukan performa kelompok kami. Hal ini dikarenakan kurangnya kelompok kami dalam mempersiapkan teknis (di luar demonstrasi) dalam performa.

Saturday, April 9, 2011

Revisi Modul Demonstrasi

Modul Metode Pembelajran Demonstrasi Keterampilan Membuat Coklat Isi Stroberi (Revisi)

Kelompok 3

Hana Zafirah Ardani 09-009

Qisty Anindiati Sitepu 09-019

Farah Oktamurdiantri 09-085

Materi:

(1) Pendahuluan

(2) Metode Pembelajaran Demonstrasi

(3) Keterampilan

(4) Keterampilan Mengolah Stroberi

(5) Proses Pembuatan

(6) Perencanaan Biaya

Referensi

I. PENDAHULUAN

Modul ini menjelaskan bagaimana melakukan suatu keterampilan dengan menggunakan bahan makanan. Tujuan dari modul ini agar peserta dapat memanfaatkan bahan makanan yang sederhana dan mudah didapat. Para pesertanya adalah mahasiswa/i yang mengambil mata kuliah andragogi serta dosen pengampunya. Tempat pelaksanaan demonstrasi ini dilaksanakan di Kebun Stroberi – Berastagi. Proses pengerjaan dari awal hingga akhir akan memakan waktu sekitar 90 menit.

Dalam proses pembuatannya peserta akan berada dalam satu kelompok dan telah mendapatkan bahan dan alat yang akan digunakan. Hal ini bertujuan agar peserta dapat terlibat langsung dalam proses pembuatan.

Ada dua manfaat dari modul ini, yang pertama bagi fasilitator/demonstrator yaitu sebagai acuan dalam proses pembelajaran demonstrasi sehingga langkah-langkahnya dapat tersampaikan sesuai dengan tujuannya. Manfaat kedua bagi peserta yaitu dengan adanya modul ini dapat menambah pengetahuan peserta tentang keterampilan dalam mengolah stroberi.

II. METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI

Demonstrasi adalah salah satu metode dalam pendidikan orang dewasa yang sangat sering digunakan dalam bidang pertanian maupun industri. Demonstrasi dapat berhasil jika digunakan pada pengajaran manipulative dan keterampilan, pengembangan pengertian, untuk menunjukkan bagaimana melakukan praktik-praktik baru, untuk memperkuat penerimaan terhadap sesuatu yang baru dan memperbaiki cara melakukan sesuatu. Biasanya setelah dijelaskan cara-cara demonstrasi akan dilanjutkan dengan praktik yang dilakukan oleh peserta. Namun, pada demonstrasi ini peserta akan melakukannnya bersama demonstrator.

Secara umum ada dua macam demonstrasi, yaitu demonstrasi cara dan demonstrasi hasil. Modul ini akan membahas tentang demonstrasi cara, yang di dalamnya akan dijelaskan tentang cara-cara bagaimana mengolah stroberi.

III. KETERAMPILAN

Keterampilan adalah usaha memperoleh kompetensi cekat, cepat dan tepat dalam menghadapi permasalahan yang ada. Dalam hal ini keterampilan dimaksudkan untuk menjadikan prilaku seseorang menjadi cekat, cepat dan tepat melaui belajar kerajinan dan teknologi rekayasa dan teknologi pengolahan. Keterampilan ini dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan manusia di masyarakat.

Dalam hal ini keterampilan dibagi atas dua substansi yaitu keterampilan kerajinan dan keterampilan teknologi. Dimana keterampilan kerajinan berisi kerajinan tangan membuat (creation with innovation) benda pakai dan atau fungsional. Sedangkan keterampilan teknologi terdiri dari teknologi rekayasa (menguraikan dan menyusuri kembali hasil teknologi seperti ortomotif atau elektronika ) dan teknologi pengolahan (keterampilan mengubah fungsi, bentuk, sifat, kualitas ).

IV. KETERAMPILAN MENGOLAH STROBERI

Salah satu dari keterampilan itu adalah mengolah stroberi. Dimana stroberi merupakan salah satu sumber makanan ( buah ) yang dapat diolah menjadi beberapa jenis makanan yang bisa dinikmati semua orang. Stoberi banyak disukai orang karena rasanya yang manis dan bisa disajikan dalam bentuk aneka ragam makanan. Bisa dinikmati langsung ataupun diolah terlebih dahulu menjadi selai, sirup, kue, dan lain sebagainya.

Keterampilan mengolah stroberi ini dapat diolah dengan mengunakan keterampilan teknologi, yang mana kita membutuhkan alat elektronik untuk mengolahnya. Dan sebagai mahasiswi yang kreatif kita pastinya harus terampil mengolah stroberi agar menarik dan bisa dinikmati semua orang. Mengolah stroberi menjadi cokelat merupakan salah satu model olahan yang mudah untuk dilakukan.

V. PROSES PEMBUATAN

V.1 Alat dan Bahan

V.1.1 Alat

· Cetakan cokelat/es/agar-agar

· Mangkuk kaca besar

· Mangkuk kaca kecil

· Sendok

· Pisau

· Talenan

· Kompor

· Panci

V.1.2 Bahan untuk coklat isi stoberi

· Cokelat 125 gr

· Stroberi 3 buah

V.1.3 Bahan untuk hiasan

· Meses 50 gr

· Selai coklat ½ bungkus

V.2 Cara Membuat

1. Siapkan bahan-bahan.

2. Potong stroberi menjadi empat bagian.

3. Potong coklat menjadi potongan-potongan kecil, letakkan ke dalam mangkuk kecil.

4. Panaskan air. Tuang ke dalam mangkuk besar.

5. Lumerkan coklat dengan cara di-steam. Pastikan tidak ada air/uap air yang tercampur.

6. Tuang cokelat yang telah dicairkan ke dalam cetakan sampai setengah bagian cetakan terisi.

7. Taruh potongan stroberi pada cetakan yang telah berisi cokelat cair, lalu tuangkan lagi cokelat cair sampai memenuhi cetakan.

8. Tunggu hingga coklat mengeras.

9. Setelah mengeras, olesi coklat dengan selai coklat, lalu taburi dengan meses.

10. Siap dihidangkan

Porsi untuk 6 orang.

VI. PERENCANAAN BIAYA

· Stroberi 100 gr.....................................= Rp 8.000,-

· Cokelat................................................= Rp 6.500,-

· Selai coklat..........................................= Rp 5.000,-

· Meses 1 bungkus (kecil)......................= Rp 6.000,- +

· Jumlah....................................................Rp 25.500,-

Referensi

§ Suprijanto. 2005. Pendidikan Orang Dewasa : Dari Teori Hingga Aplikasi. Jakarta : PT Bumi Aksara

§ http://aksay.multiply.com/jurnal/item/20